Sri Mulyani: Indonesia Banyak Uang Tapi Tetap Miskin

201607027-srimulyani-reuters

Sri Mulyani: Indonesia Banyak Uang Tapi Tetap Miskin

MUSTANIR.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan bahwa pertumbuhan yang tidak merata serta tingkat kemiskinan yang semakin tinggi di Indonesia bukan disebabkan ketidakmampuan pemerintah dalam pembiayaan ekonomi daerah.

Saat ini, uang dimiliki Indonesia sangat banyak namun kemiskinan masih tetap ada.

Menurutnya, dana desa di 2017 sudah meningkat menjadi Rp60 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp46,9 triliun. Dana tersebut dipergunakan untuk kegiatan ekonomi di daerah seperti pelatihan bagi pengusaha kecil, pelatihan untuk ibu rumah tangga, hingga edukasi mengenai korporatisasi di daerah.

“Sehingga persoalan bukan masalah keuangannya. Kalau di negara miskin persoalannya enggak ada uangnya. Oleh karena itu, jadi persoalan yang makin rumit untuk memerangi kemiskinan,” ungkapnya di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Menkeu merasa, selama ini yang menjadi permasalah Indonesia adalah tidak bisa mengelola apa yang dimiliki untuk memberantas kemiskinan. Karena saat ini memiliki uang tapi kemiskinan masih saja ada.

“Ujian seperti itu menggambarkan kualitas kita sebagai bangsa. Sudah punya uang, ada masalah enggak bisa menyelesaikan. Itu berarti kualitas kita tidak baik,” jelasnya.

Ia pun menuturkan, bukan hanya saat ini saja ia menjadi menteri keuangan, 10 tahun lalu pun ia menjadi menteri keuangan sehingga dirinya tahu jika jumlah uang dari 10 tahun lalu meningkat pesat. Namun kualitas pendidikan, kesehatan dan tingkat kemiskinan di Indonesia masih saja rendah.

“Kita semua baik yang ada di daerah dan di pusat, bersama untuk memerangi persoalan kemiskinan dan kesenjangan, bukan hanya masalah ada dan tidaknya uang,” tukasnya.(okz/rs)

Komentar Mustanir.com

Negeri ini kaya, namun miskin. Hal ini di sebabkan karena negeri ini menerapkan sistem ekonomi kapitalis dan demokrasi. Sistemnya lah yang menjadikan negeri ini miskin, sekaligus menyengsarakan rakyatnya. Sebab itu, kembalilah kepada Islam dan terapkan aturan Allah secara kaffah dalam bingkai Khilafah. Sehingga negeri ini mendapatkan keberkahan.

Categories