Utang Jokowi Setara Lima Tahun SBY, Gerindra: Negara Darurat Utang

 

Ilustrasi | Foto: Okezone


MUSTANIR.com, JAKARTA – DPP Gerindra menilai Indonesia kini sedang menghadapi darurat utang. Pasalnya, selama kurang lebih dari 2,5 tahun Joko Widodo memimpin, utang yang dilakukan oleh mantan Wali Kota Solo tersebut setara dengan kepemimpinan SBY selama 5 tahun.

“Negara darurat utang. Utang pemerintah 2,5 tahun Jokowi setara dengan 5 tahun masa SBY. Selama kurang lebih 2,5 tahun pemerintahan Jokowi berjalan, utang pemerintah Indonesia berambah Rp. 1.062 triliun,” demikian cuitan di akun resmi milik Gerindra, Kamis (27/07/2017).

Malah DPP menduga bahwa kepemimpinan Jokowi ini nampak menjadikam utang sebagai “agenda” tahunan. “Indonesia dikenal sebagai negara berkembang ketiga di dunia yang membangun perekonomian, utang demi hutangpun menjadi agenda rutin tahunan.

Jumlah utang pemerintah di akhir tahun 2014 adalah Rp. 2.604,93 triliun, dan naik hingga akhir April 2017 menjadi Rp. 3.667,41 triliun.” Akibat dari utang ini, maka jelas sudah beban negara menumpuk.

Tentunya hal itu akan berimbas ke rakyat Indonesia atas kebijakan utang dari pemerintahan Jokowi ini. “Dengan utang memuncak, akan tetapi fakta di masyarakat ternyata jauh dari harapan. Rakyat semakin miskin, pengangguran produktif membanyak, kesenjangan ekonomi serta ketimpangan berjarak jauh.”

Beberapa hari lalu, menurut Gerindra listrik pun sudah nail. Subsidi kereta ekonomi juga sempat naik. Harga barang-barang menaik khususnya menjelang Ramadhan lalu. Belum lagi fasilitas pelayaan public berupa pendidikan juga masih mahal, angkat putus sekolah tinggi, dan kesehatan masih terasa mahal, BPJS kesehatan telah menimbulkan masalah baru, keamanan justru sulit didapatkan, yang ada hanya ketidakadilan dan kegaduhan negara.

“Juga sandang pangan papan begitu sulit didapatkan oleh kalangan miskin serta menengah.” (voa-islam.com, 2017/07/28)

Komentar Mustanir.com

  1. Begitulah hakikatnya sistem sekuler-kapitalisme-liberal, utang dan pajak menjadi sumber utama dalam membangun negaranya.
  2. Berbeda dengan sistem Islam yang memiliki sistem ekonomi yang unik, karena dalam sistem ekonomi islam ada konsep kepemilikan yang berbeda dengan sistem kepemilikan dalam sistem sekuler kapitalisme.
  3. SDA yang merupakan milik umat akan dikelola dengan sebaik-baiknya sesuai syariah. Karena itu merupakan kepemilikan umat, dan hasilnya akan diberikan kepada rakyat bisa dalam bentuk pelayanan kesehatan, pendidikan dan sebagainya.

Categories