Wacana KEMENDAGRI Soal Dana Parpol, Redaktur Mustanir: Ini Tidak Tepat!

foto: liputan6.com


MUSTANIR.COM, JAKARTA— Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan wacana pembiayaan partai politik sebesar Rp 1 triliun yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). shirt-tshirt Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pun mengakui partainya, Partai Golkar, pernah menerima dana sebesar Rp 2 milyar dari pemerintah. Reggie Jackson Baseball Jersey Saat itu, ia menjabat sebagai Ketua Umum Golkar. AIR MAX THEA

Dana tersebut, kata dia, juga bersumber dari dana APBN. “Dulu. Mereka terima Rp 2 miliar. Virginia Cavaliers Jerseys Kecil kan? APBN. Dulu ada aturannya,” kata JK di gedung Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (10/3). Anggaran untuk partai politik ini, kata dia, harus dihitung berdasarkan jumlah kursi dan pemilih. Nike Air Max 2017 Goedkoop Ia pun memperkirakan dana sebesar Rp 1 triliun itu akan dibagi ke semua partai politik. cheap adidas shoes uk “Kalau itu Rp 1 triliun dibagi rata dan berdasarkan pemilihnya,” kata JK. Nike Air Max 90 Dames zwart

Sebelumnya, JK terkejut terkait adanya wacana pembiayaan partai politik sebesar Rp 1 triliun yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Kalla pun mengaku pemerintah belum membahas terkait wacana tersebut. Asics Gel Lyte 3 (republika.com/19/9/2017) Komentar: Wacana penggelontoran dana untuk parpol ini dinilai oleh redaktur Mustanir Media kurang tepat. Pasalnya, ini dilakukan di tengah keuangan Indonesia yang sedang kurang baik mengingat utang negara yang sangat tinggi serta defisit pada APBN 2018 yang tak kalah tingginya. nike air max 1 pas cher Kedua, ini dilakukan di tengah kondisi ekonomi rakyat yang semakin sulit akibat naiknya kebutuhan pokok termasuk tarif dasar listrik dan pajak lainnya. Rod Carew Baseball Jersey Selain itu, alokasi dana APBN sebesar itu dinilai tidak tepat. Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan skala prioritas.

Categories