Waketum Gerindra: Ini Saatnya Buktikan Slogan “Saya Indonesia, Saya Pancasila”

foto: kompas


MUSTANIR.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menganggap isu komunisme sebaiknya tak dikaitkan dengan legitimasi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Antusiasme masyarakat untuk melawan komunisme, menurut dia, murni karena berkaitan dengan penegakan konstitusi. New Balance 574 Uomo

“Jangan juga ada ketakutan bahwa isu komunisme ini mengarah pada delegitimasi pemerintahan Presiden Jokowi,” kata Dasco, melalui keterangan tertulis, Jumat (22/9/2017). Squadra USA Meski demikian, ia mengakui, komunisme tetap perlu diwaspadai. Dasco menyayangkan pernyataan beberapa pihak, termasuk pejabat tinggi negara yang menganggap seolah kebangkitan komunisme tak perlu lagi diwaspadai. Scarpe Hogan “Pernyataan tersebut sangat tidak tepat, karena bisa bangkit atau tidaknya komunisme di Indonesia ya tergantung dengan situasi dan kondisi di Indonesia,” ujar dia. Dasco menambahkan, selama TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966 belum dicabut, maka komunisme harus tetap diwaspadai. Miami Heat Aturan tersebut memuat soal larangan penyebaran ajaran-ajaran komunisme, leninisme, dan marxisme. NIKE LUNARGLIDE 8

Ia juga mengatakan, saat ini juga momentum yang tepat untuk membuktikan slogan “Saya Indonesia, Saya Pancasila” yang ramai beberapa waktu lalu. Nike Internationalist Baratas “Kita tidak boleh lupa bahwa ancaman terbesar, paling nyata dan sudah terbukti berbahaya bagi Pancasila adalah virus komunisme,” ujar Dasco. Under Armour Rocket Oleh karena itu, segala kegiatan yang anti-komunisme, menurut dia, perlu didukung, termasuk pemutaran film Pengkhianatan G30SPKI. Canotte Toronto Raptors Meskipun, ada yang menilai film tersebut merupakan propaganda Orde Baru. asics schoenen Advertisment “Tidak semua yang berbau Orde Baru jelek, dalam konteks kampanye melawan komunisme saya pikir Orde Baru justru sangat bagus,” kata Dasco. Nike Air Max Homme (kompas.com/22/9/2017) KOmentar: Isu tentang komunisme yang sedang viral belakangan ini sangat berpotensi dimanfaatkan sebagai alat politik bagi pihak-pihak yang berkepentingan terutama menjelang pemilihan 2019.

Categories