Warga Israel Serukan Eksodus

tentara israel

Warga Israel Serukan Eksodus

Selamat tinggal tanah madu, kami pergi agar selamat, pembunuhan dan darah memenuhimu, kami tidak menemukanmu kecuali kesedihan, kami meninggalkanmu agar kami bisa hidup.”

Kata-kata ini beredar di kalangan aktivis Israel Yahudi yang telah lari dari Negara Israel pasca perang terakhir ke Gaza.

Mereka menyerukan dan menyemangati yang lainya untuk segara meninggalkan Israel. Karena Negara itu dinilai sudah tidak aman lagi menurut mereka.

Inilah pola fikir mereka yang mendasar atas adagium besar bahwa Negara Israel adalah “Tema Bagi Yahudi Internasional”.

Sementara itu, pakar dan peneliti di pusat kajian kontemporer di Ummu Fakhm, Dr. Ibrahim Abu Jabir dikutip PIC menyebutkan, ada tren peningkatan terkait jumlah orang Yahudi yang eksodus dari negaranya menyusul perang terakhir ke Jalur Gaza.

Ia menjelaskan, data terakhir mengatakan, selama beberapa tahun terakhir jumlah warga Yahudi yang eksodus mencapai 20 ribu orang perbulanya.

Menurut Koran Arab 21 menunjukan, anti imigrasi Israel (yang bersemangat untuk eksodus) tidak hanya dari kalangan pemuda saja untuk mencari penghidupan yang lebih baik, bahkan dari kalangan akademisi demi mencari gaji yang lebih baik, mengingat kondisi perekonomian ekonomi semakin memburuk, demikian ujar Dr. Ibrahim Abu Jabir.

Di bawah ini ada sejumlah potongan film terkait pernyataan ataupun slogan yang dijelaskan peneliti, bahwa ajakan terhadap para pemuda Yahudi untuk eksodus dari bumi Israel walau sebelumnya negara ini sebagai ‘negara madu’.

Akan tetapi sikap mereka yang takut mati dan menolak kebijakan pemerintah yang terus berkembangan menuju pertempuran dan konflik. Mereka lebih memilih hidup, mereka tidak datang ke Israel untuk mati. (hidayatullah/adj)

Categories