Wow, Polisi Temukan Rekening Pendanaan Makar

Wow, Polisi Temukan Rekening Pendanaan Makar

Mustanir.com – Kepala Bagian Penerangan Umum Markas Besar Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul, membenarkan adanya bukti transfer perbankan yang diduga untuk mendanai rencana makar dalam aksi damai pada Jumat pekan lalu, 2 Desember 2016. “Benar,” kata Martinus saat dikonfirmasi Tempo, Selasa, 6 Desember 2016.

Martinus enggan menjelaskan lebih detail soal periode dan jumlah transfer kepada pihak-pihak yang diduga terlibat makar, juga sumber dana tersebut. Menurut dia, polisi saat ini masih mendalami aliran dana tersebut. “Substansi penyidikan,” kata dia.

Polisi sebelumnya menangkap 11 orang yang diduga terlibat dalam pemufakatan terkait makar. Delapan di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Sri Bintang Pamungkas; Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo; bekas anggota staf ahli Panglima TNI, Brigadir Jenderal Purnawirawan Adityawarman Thaha, bekas Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Kivlan Zen, aktivis organisasi kemasyarakatan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein, Wakil Ketua Umum Bidang Ideologi Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri, tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz, serta aktivis Ratna Sarumpaet.

Penangkapan dilakukan sebelum aksi damai dilakukan. Mereka dibawa dan diperiksa di Markas Brimob Kelapa Dua, Depok. Polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 107 juncto 110 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto 87 KUHP, dengan hukuman pidana penjara seumur hidup atau 20 tahun. (tempo/adj)

Komentar Mustanir.com

Adanya penemuan rekening yang digunakan untk pendanaan makar ini tentu saja menarik. Isu makar yang disandingkan dengan aksi 212 kemarin yang dilakukan kaum muslimin dalam rangka menuntut pemenjaraan Ahok tentu saja sedikit ternoda.

Tentu saja apa yang dituduhkan oleh Presiden kepada kaum muslimin di aksi 212 kemarin adalah fitnah belaka. Jikapun ada rencana makar maka ini seharusnya wilayah pembicaraan khusus Presiden dan staffnya. Jika sekelas Presiden menyampaikan rencana makar, maka tentu saja dapat menyebabkan kepanikah dan histeria massal.

Categories