10 Pintu Rezeki Menurut Islam

uang-mengalir

10 Pintu Rezeki Menurut Islam

Mustanir.com – Membuka pintu rezeki dengan cara syar’I sangat dianjurkan dalam Islam, karena pada hakikaknya semua rezeki yang kita dapat tersebut datang dan berasal hanya dari Allah SWT. Oleh karenanya kita dilarang mencari rezeki dengan jalan haram. Seperti datang ke Dukun, minta bantuan jin dll.

Allah SWT memerintahkan kita untuk membuka rezeki-rezeki tersebut dengan jalan yang telah diterangkan baik dalam Al Quran atau Hadits. Dan berikut kunci untuk membuka rezeki yang telah disyariatkan:

Pertama: Istigfar dan Taubat

Allah swt berfirman: “Maka Aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Robb mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Nescaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, membanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Qs. Nuh: 10-12)

Untuk penjelasannya silahkan klik

Kedua: Taqwa kepada Allah SWT

Allah berfirman: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah, nescaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Qs. Ath-Thalaq: 2-3)

Untuk penjelasannya silahkan klik

Ketiga: Tawakal kepada Allah SWT

Nabi Muhammad saw bersabda, “Sungguh, seandainya kalian betawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, nescaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana rezeki burung-burung, mereka berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar, dan pulang  di petang hari dalam keadaan kenyang.” (Ahmad dan Tirmizi)

Untuk penjelasannya silahkan klik

Keempat: Beribadah Sepenuh hati

Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah berfirman, “Wahai anak Adam!, beribadahlah sepenuhnya kepada Ku, nescaya Aku penuhi (hatimu) di dalam dada dengan kekayaan dan Aku penuhi keperluanmu. Jika kalian tidak lakukan yang sedemikian, nescaya Aku penuhi tanganmu dengan kesibukan dan tidak aku penuhi keperluanmu (kepada manusia).” ( Tirmizi, Ahmad, dan Ibnu Majah).

Untuk penjelasannya silahkan klik

Kelima: Silaturrahim

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya) maka hendaknya ia menyambung (tali) silaturahim.” (Bukhari).

Untuk penjelasannya silahkan klik

Keenam: Berbuat baik kepada orang yang lemah

Rasulullah saw bersabda, “Bantulah orang-orang lemah, kerana kalian diberi rezeki dan ditolong lantaran orang-orang lemah di antara kalian.” (Muslim dan An-Nasa`i).

Untuk penjelasannya silahkan klik

Ketujuh: Berinfaq dan Shadaqah

Allah berfirman, “Katakanlah: ‘Sesungguhnya Robb ku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki Nya di antara hamba-hamba Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki Nya)’, dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (Qs. Saba`: 39).

Untuk penjelasannya silahkan klik

Kedelapan: Hijrah dijalan Allah

“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, nescaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak.” (Qs. An-Nisa`: 100).

Kesembilan: Berinfak bagi penuntut ilmu syariah

Disebutkan sebuah kisah, “Dahulu ada dua orang saudara pada masa Rasulullah saw. Salah seorang daripadanya mendatangi nabi dan (saudaranya) yang lain bekerja. Lalu saudaranya yang bekerja itu mengadu pada nabi, maka Baginda saw bersabda, “Mudah-mudahan engkau diberi rezeki dengan sebab dia.” (Tirmizi, Hakim).

Kesepuluh: Melanjutkan haji dengan umrah

Firman Allah swt, “Lakukanlah haji dan umrah, kerana sesungguhnya keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa, sebagaimana api dapat menghilangkan karat besi, emas, dan perak. Dan tidak ada pahala haji yang mabrur kecuali syurga.” (Ahmad, Tirmizi, dan An-Nasa`i).

Wallahu a’lam.

Categories