Amerika Gelar Sayembara $5 Juta untuk Temukan Bekas Agen FBI yang Hilang di Iran

thumb

Amerika Serikat hari Senin (9/3/2015) menaikkan uang hadiah sayembara menjadi $5 juta guna menemukan seorang mantan agen mata-mata FBI yang dilaporkan menghilang di Iran, lapor AFP.

FBI sebelumnya menawarkan hadiah $1 juta pada tahun 2012 untuk menemukan Robert Levinson setelah lima tahun dinyatakan menghilang.

“Hari ini kita memperingati 8 tahun sejak menghilangnya Bob di Iran, dan kami menaikkan uang hadiah guna mengetahui lokasinya dan memulangkannya ke keluarga dengan selamat,” kata Direktur FBI James Comey.

“Kami meminta kepada siapa saja yang memiliki informasi agar menghubungi FBI,” imbuh Comey, seraya menambahkan bahwa Levinson seharusnya sejak lama sudah kembali pulang.

Melalui akunnya di Twitter, National Security Council mengatakan pihaknya berkomitmen uuntuk memulangkan Levinson ke keluarganya dengan selamat, dan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan bantuan dari mitra-mitra internasionalnya.

NSC juga meminta agar pemerintah Iran bekerjasama dalam penyelidikan terkait hilangnya Levinson.

Levinson, yang berulang tahun ke-67 pada 10 Maret ini, pensiun dari dinas intelijen FBI 17 tahun silam. Dia menghilang pada 9 Maret 2007 saat berkunjung ke Pulau Kish, Iran.

Washington Post dan Associated Press tahun 2013 mengungkap bahwa Levinson dibayar agen rahasia CIA untuk mengumpulkan informasi selama kunjungannya ke Iran. Dia ditunggu kedatangannya untuk menemui seorang informan di Iran, yang dapat memberikan informasi mengenai program nuklir negara Syiah itu.

Gedung Putih membantah Levinson sedang bekerja untuk pemerintah AS ketika dia menghilang di Iran.

Washington berulangkali meminta informasi dari Iran mengenai Levinson. Sementara para pejabat di Teheran membantah mengetahui tentang hilangnya agen rahasia Amerika itu.

Ayah dari 7 orang anak, Levinson dikabarkan menderita diabetes dan tekanan darah tinggi, kondisi yang membuat keluarganya sangat khawatir akan keselamatannya.

Dalam perkembangan kasus lainnya, hari Senin (9/3/2015) sebanyak 19 senator dari Partai Republik meminta Menteri Luar Negeri AS John Kerry agar mendesak pembebasan 3 warga Amerika yang ditahan oleh Iran. Ketiga orang itu adalah mantan jurnalis Washington Post Jason Rezalan, pastor Saeed Abedini dan mantan anggota marinir AS Amir Hekmati. Ketiganya keturunan Persia.

sumber: hidayatullah

Categories