Bangsa Yahudi adalah Bangsa Pendusta

yahudi

Bangsa Yahudi adalah Bangsa Pendusta

Mustanir.com – Bangsa yahudi menjadi pendusta itu memang pengakuan dari bangsa yahudi sendiri yang terdahulu, yang mereka sebelum memeluk agama islam, hal itu terbukti dari banyak riwayat. Jadi kedustaan bangsa yahudi itu memang tidak bisa diragukan lagi, mereka memang selalu akan berdusta dan menyesatkan kalian, kebencian mereka terhadap Islam memang sudah nampak dari dulu dan hingga sekarang, mereka akan selalu meracuni dan membuat tipudaya agar orang yang dekat-dekatnya menjauhi Islam, Hanya saja teorinya yahudi yang sekarang menunggagi di dunia politik, pada dasar-nya mereka tetaplah akan mendustai kalian, teori yang mereka terapkan seperti mempengaruhi daya pikir seseorang seperti Membuang kolom Agama pada KTP, seperti contoh lain mereka berseru “Majukan Indonesia Tanpa Diskriminasi” seperti itulah ragam tipudaya mereka untuk menyesatkan kalian.

Kebencian mereka terhadap Islam memang sudah mendarah daging dari nenek-moyang mereka sehingga dunia islam memang akan di hancurkan, apabila yahudi merasa memiliki kekuatan di sebuah wilayah itu maka mereka akan dengan terang-terangan menindas Ummat Islam sebagaimana yang terjadi pada negri Palestin, tetapi apabila di wilayah tersebut mereka merasa Minoritas maka akan menggunakan setrategi licik-nya seperti di Indonesia dengan mengembangkan segerobolanLiberalisme untuk di tunggangi atau di jadikan corong-nya dan mereka tidak akan ada henti-hentinya untuk membuat tipu-daya dan selalu akan menebar kedustaan sebagaimana dalam riwayat  berikut :

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُنِيرٍ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ بَكْرٍ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ سَمِعَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ بِقُدُومِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهْوَ فِي أَرْضٍ يَخْتَرِفُ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي سَائِلُكَ عَنْ ثَلَاثٍ لَا يَعْلَمُهُنَّ إِلَّا نَبِيٌّ فَمَا أَوَّلُ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ وَمَا أَوَّلُ طَعَامِ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَمَا يَنْزِعُ الْوَلَدُ إِلَى أَبِيهِ أَوْ إِلَى أُمِّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي بِهِنَّ جِبْرِيلُ آنِفًا قَالَ جِبْرِيلُ قَالَ نَعَمْ قَالَ ذَاكَ عَدُوُّ الْيَهُودِ مِنْ الْمَلَائِكَةِ فَقَرَأَ هَذِهِ الْآيَةَ { مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَى قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ } أَمَّا أَوَّلُ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ فَنَارٌ تَحْشُرُ النَّاسَ مِنْ الْمَشْرِقِ إِلَى الْمَغْرِبِ وَأَمَّا أَوَّلُ طَعَامٍ يَأْكُلُهُ أَهْلُ الْجَنَّةِ فَزِيَادَةُ كَبِدِ حُوتٍ وَإِذَا سَبَقَ مَاءُ الرَّجُلِ مَاءَ الْمَرْأَةِ نَزَعَ الْوَلَدَ وَإِذَا سَبَقَ مَاءُ الْمَرْأَةِ نَزَعَتْ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ الْيَهُودَ قَوْمٌ بُهُتٌ وَإِنَّهُمْ إِنْ يَعْلَمُوا بِإِسْلَامِي قَبْلَ أَنْ تَسْأَلَهُمْ يَبْهَتُونِي فَجَاءَتْ الْيَهُودُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ رَجُلٍ عَبْدُ اللَّهِ فِيكُمْ قَالُوا خَيْرُنَا وَابْنُ خَيْرِنَا وَسَيِّدُنَا وَابْنُ سَيِّدِنَا قَالَ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَسْلَمَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ فَقَالُوا أَعَاذَهُ اللَّهُ مِنْ ذَلِكَ فَخَرَجَ عَبْدُ اللَّهِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ فَقَالُوا شَرُّنَا وَابْنُ شَرِّنَا وَانْتَقَصُوهُ قَالَ فَهَذَا الَّذِي كُنْتُ أَخَافُ يَا رَسُولَ اللَّهِ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Munir dia mendengar ‘Abdullah bin Bakr Telah menceritakan kepada kami Humaid dari Anas dia berkata; ‘Abdullah bin Salam mendengar kedatangan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi. Maka ia langsung menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata; Wahai Rasulullah, aku bertanya kepadamu tentang tiga perkara tidak akan ada yang dapat menjawab kecuali seorang Nabi, Apakah yang terjadi pertama kali dari tanda-tanda hari kiamat, apa yang pertama kali dimakan oleh penduduk surga, dan dari mana seseorang dapat menyerupai bapaknya atau ibunya? Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Jibril ‘Alaihis Salam baru saja memberiku kabar. Abdullah bertanya; siapakah Jibril? Beliau menjawab: Ia adalah malaikat yang sangat dimusuhi yahudi. Beliau bersabda: Tanda hari kiamat yang akan terjadi pertama kali adalah api yang keluar dari timur yang akan menggiring manusia ke barat, adapun sesuatu yang pertama kali dimakan penduduk surga adalah hati ikan hiu, adapun darimana seseorang dapat menyerupai bapak atau ibunya adalah apabila air mani laki-laki dapat mendahului sel telur wanita maka akan keluar laki-laki, dan apabila sel telur wanita dapat mendahului air mani laki-laki maka akan keluar wanita. Kemudian Abdullah bin Salam berkata; Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak untuk disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa engkau adalah Rasulullah. Kemudian dia berkata lagi;Wahai Rasulullah, sesungguhnya orang yahudi itu adalah kaum yang pendusta, kalau mereka mengetahui keIslamanku mereka pasti akan menghinaku dihadapanmu. Maka utuslah seseorang agar memanggil mereka dan tanyakan kepada mereka tentang aku. Beliau lalu mengutus seseorang untuk memanggil mereka, lalu beliau bertanya kepada mereka: Siapakah Abdullah bin Salam di menurut kalian? Mereka menjawab; Dia adalah orang terbaik kami dan anak dari orang terbaik dari kami, dia adalah tuan kami dan anak dari tuan kami. Beliau bertanya lagi: Bagaimana menurut kalian, kalau seandainya dia masuk Islam? Mereka menjawab; Mudah-mudahan Allah melindunginya dari hal itu (masuk Islam). Maka Abdullah bin Salam keluar seraya mengatakan; Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak untuk disembah kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Lalu mereka berkata; Dia adalah orang yang paling jelek di antara kami dan anak dari orang yang paling jelek di antara kami. -Mereka menjelek-jelekkan Abdullah bin Salam.- Setelah itu Abdullah bin Salam berkata; Inilah yang paling aku khawatirkan.(HR.bukhari No : 4120).

Hadist di atas sesungguhnya mempunyai banyak makna, namun secara umum hadist itu menjadi petunjuk secara global bahwasannya orang yahudi memang tidak akan pernah bisa menerima kebenaran yang telah datang, mereka akan selalu membuat kedustaan dan akan selalu menipu, cukuplah petunjuk ini bagi kita untuk membuktikan bahwa mereka memang pendusta. Adapun orang yang terkena tipu-daya-nya mereka tidak akan bisa menerima semua ini, mereka akan banting tulang untuk membelanya dan akan selalu berteriak “Jangan ada Diskriminasi” seperti itulah mereka yang sudah ter-tipu-daya.

Mudah-mudahan kita di jauhkan dari mereka, dan di lindungi dari tipu-daya mereka seperti korban yang telah nyata seperti Liberalisme, Naudzubillah. (sumber)

Categories