Banyak Peserta 412 Kecewa Dapat Uang Cuma 50Ribu

Banyak Peserta 412 Kecewa Dapat Uang Cuma 50Ribu

Mustanir.com – Tidak semua peserta aksi 412 yang bertajuk ‘Kita Indonesia’ puas dengan acara tersebut. Alasannya, sebagian dari mereka kecewa dengan panitia soal pembagian uang transportasi yang tidak merata.

Salah seorang peserta aksi yang berasal dari Jakarta Utara mengaku, dijanjikan uang transportasi Rp 150 ribu untuk ikut dalam aksi ini oleh Partai NasDem.

Namun, ia kecewa lantaran uang yang diterima hanya Rp 50 ribu per orang.

“Tadi dijanjiin 150 ribu, tapi kita terima 50 ribu. Kecewa lah kita, shubuh-shubuh udah disuruh siap-siap,” kata Murnanih kepada TeropongSenayan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (4/12/2016).

Selain itu, Yadi dari Jakarta Barat merasakan hal yang sama. Ia kecewa lantaran uang transportnya dari Partai Golkar dipotong Rp 50 ribu oleh pihak yang mengajaknya. Jadinya, keluhnya, ia hanya mendapat Rp 100 ribu dari aksi ‘Kita Indonesia’.

“Janjinya 150 ribu, tapi dipotong ini kenyataannya. Makan sih dapet, tapi kan ga sesuai kesepakatan,” ungkapnya.

Sementara itu, ada juga peserta aksi ‘Kita Indonesia’ yang memang sengaja datang ke Bundaran Hotel Indonesia tanpa ada ajakan ataupun bayaran.

Salah satunya Rachel yang ditemui TeropongSenayan yang mengaku kedatangannya itu untuk menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia.

“Kebetulan saya sama teman-teman memang sudah niat, untuk hadir ke sini. Tanpa ada bayaran apapun, kita memang sangat antusias dengan semangat kebersamaan,” pungkasnya. (ts/adj)

Komentar Mustanir.com

Dari aksi 212 dan 412 kita bisa membedakan, mana aksi yang dilandasi oleh keimanan dan mana yang dilandasi karena duit. Aksi yang dilandasi karena keimanan menghasilkan haru, dan juga menggetarkan hati setiap orang yang melihatnya, sedangkan aksi 412 menghasilkan cacian dan ejekan oleh setiap orang yang melihatnya.

Aksi 212 murni karena digerakkan keimanan sehingga Allah-lah yang mengumpulkan semua manusia di Jakarta tumpah ruah. Aksi 412 adalah rekayasa segelintir partai politik yang takut kekuasaannya tumbang oleh Ideologi kaum muslimin. Kita sangat menantikan benturan antara kaum muslimin dan kaum sekuler di aksi selanjutnya.

Categories