Benarkah Yesus Juru Selamat Bagi Semua Manusia?

yesus

Benarkah Yesus Juru Selamat Bagi Semua Manusia?

Oleh: H. Insan LS Mokoginta

Dalam agamapun, setiap nabi yang diutus Allah untuk mereka, merupakan “Juru Selamat” atau penyelamat bagi mereka. Artinya selam mereka mau mengikuti ajaran nabi tersebut, insya Allah mereka akan mendapatkan jalan keselamatan dunia Akhirat. Dan jika mereka mengingkari ajaran nabi tersebut, maka tidak ada jaminan keselamatan bagi mereka.

Istilah “Juruselamat” yang diberikan pada nabi tersebut, tidaklah serta merta berarti semua umatnya akan dijamin olehnya masuk surga atau mendapatkan keselamatan duni akhirat.

Setiap manusia yang mau mendapatkan keselamatan di dunia dan akhirat tentu memerlukan beberapa persyaratan yang harus mereka lakukan, bukan hanya asal percaya saja kepada Yesusu lalu dijamin masuk surga.

Sebab jika hanya asal apercaya kepada Yesus, rasanya tidak ada umat Islam yangtidak percaya kepada Tesus yang disebut nabi Isa as. Bahkan tidak sempurna Iman seorang muslim jika tidak mengakui dan mengimani terhadap semua nabi, temasuk nabi Isa as.(Yesus).

Tetapi kepercayaan atau keimanan umat Islam kepada Yesus (nabi Isa as), tidaklah sama seperti umat kristiani mengimani kepadanya.

Jika dalam agama Kristen, tidaklah akan masuk surga atau selamat jika tidak mengimani Yesus sebagai Tuhan, sebagaimana ayat Alkitab sebagai berikut:

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan” (Roma 10:9).

Ayat tersebut merupakan bagian dari keimanaan umat Kristiani, artinya harus percaya kepada Yesus sebagai Tuhan, maka pasti dijamin akan masuk surga.

Tetapi menurut pandangan serta kepercayaan umat Islam, jika kita percaya Yesus sebagai Tuhan atau Alah yang menjelma jadi manusia, justru disinilah kita tidak mungkinakan selamat. Kenapa? Sebab menurut keimanan orang muslim, Yesus (nabi Isa as) beliau hanyalah seorang hamba Tuhan atau nabi atau Rosul Allah Atau utusan Allah, bukan Tuhan.

Dengan mengaku Yesusu sebagai Tuhan, berarti telah berbuat dosa syirik. Sementara dalam Islam, dosa syirik (mempersekutukan Allah dengan lainnya) tidak akan diampuniaAllah.

Jika umat Kristiani mengklaim bahwa hanya Yesus satu-satunya “Juruselamat” bagi manusia, itusama sekali tidak benar, sebab umat beragama lain pun akan mengklaim bahwa mereka sendiri juga punya “Juruselamat.”(Roma 10:9)

Menurut pandangan umat Islam, tidaksemua nabi sebagai “Juruselamat” bagi semua manusia atau alam semesta, kecuali nabi yang diutus terakhir, penutup para nabi yaitu Muhammad Saw. Nabi-nabi selain dia adalah hanyalah utusan untuk kaumnya, atau sebagai “Juruselamat” bagi kaumnya saja. Perhatikan ayat Alkitab sebagai berikut:

“dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juru selamat bagi orang Israel, yaitu Yesus.”(Kis 13:23)

Yesus memberikan kesaksian sebagai berikut:

“Kedua belas murud itu diutus oleh Yesus dan ia berpesan kepada mereka : ”Janganlah kamu menyimpang kejalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota bangsa lain atau masuk ke dalam orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”(Mat 10:5-6)

“Jawab Yesus : “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel .”(Mat 15:24).

Berdasarkan ayat-ayat Alkitab tersebut, maka jelaslah bahwa Yesus adalah “Juruselamat”, tetapi hanya sebagai juruselamat bagi kaumnya saja, yaitu bani Israel.

Allah berfirman dalam Al Qur’an bahwa nabi Isa as (Yesus) diutus untuk Bani Israel saja.

“wa yu’allimuhul kitaaba wal hikmata wat tauraata wal injiil wa rasuulan ilaa banii israa-iila.”

“dan dia mengajarkan kepadanya kitab,[196]hikmah, Taurat dan injil, dan menjadi Rosul kepada Bani Israel…”(Qs 3 Ali ‘Imraan 48)

“Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.”(Qs 3 Ali ‘Imraan 49)

“inhuwa illaa ‘abdun an ’amna ’alaihi wa ja’alnaahu matsalal li banii israa-iil.

“dan (Isa) tidak lain hanyalah seorang hamba yang telah kami beri karunia (Kenabian) atasnya dan kami menjadikannya sebagai teladan bagi Bani Israil.”[1363](Qs 43 Az Zukhruuf 59).

Berdasarkan ayat Alkitab dan Al Qur’an, jelas bahwa nabi Isa as. (Yesus) beliau adalah “Juruselamat” tetapi hanya bagi kaumnya saja yaitu bani Israel.

Jika ayat mengtakan bahwa nabi Isa di utus untuk seluruh dunia, berarti ayat itu bertentangan dengan kesaksian Nabi Isa as.

Juruselamat bagi semua manusia atau nabi Isa diutus untuk seluruh manusia atau seluruh alam semesta, hanyalah Allah SWT. Alkitabpun mebenarkannya:

“Aku, Akulah Tuhan dan tidak ada Juruselamat selain dari pada-Ku.”(Yesaya 43:11)

“Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama : Siapa yang Mengabarkan hal ini dari Zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, Tuhan? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah dari pada-Ku Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku!”(Yesaya 45:21)

“Tetapi Aku adalah Tuhan, Allahmu sejak di tanah Mesir, engkau tidak mengenal Alah kecuali Aku dan tidak ada juruselamat selain dari Aku!” (Hosea 13:4).

Ayat-ayat Alkitab (Bible) tersebut semuanya memberi kesaksian bahwa “Juruselamat” yang sebenarnya bagi seluruh umat manusia, hanyalah Allah SWT. Sementara Yesus hanyalah “Juruselamat” bagi kaumnya saja yaitu Bani Israel.

** Tulisan Arab berasal dari Al Quran Digital

[196]. Al Kitabdi sini ada yang menafsirkan dengan pelajaran menulis, dan ada pula yang menafsirkannya dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah sebelumnya selain Taurat dan Injil.

[1363].Ayat ini menegaskan pandangan Islam terhadap kedudukan lsa a.s.

Categories