Cyrus Network ‘Gelari’ Golkar dan PDIP Partai Terkorup

Ilustrasi koruptor. foto: merdeka.com


MUSTANIR.COM, Jakarta – Partai berlambang pohon beringin mendapatkan citra negatif dari publik. Citra ini memberatkan langkah Golkar ke Pileg 2019.

“Adapun Partai Golkar dianggap publik sebagai partai terkorup (25 persen),” kata Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Alfianto dalam keterangan pers rilis hasil survei lembaganya, Kamis (19/4/2018).

Di survei ini, PDIP menjadi partai yang paling tinggi elektabilitasnya. PDIP mampu memetik keuntungan sebagai partai pengusung Jokowi pada Pilpres 2019. PDIP dan Jokowi dipersepsikan publik sebagai identik.
Sebenarnya Golkar juga mendapat efek keuntungan elektoral dari keputusan mengusung capres Jokowi. Namun, gara-gara tercitra sebagai partai korup, langkah Golkar menjadi berat.

“Ini menjadi penyebab angka Golkar agak terseok-seok dan belum bisa mengambil keuntungan elektoral dari dukungan terhadap Jokowi,” kata Eko.
Survei dilakukan pada 27 hingga 3 April 2018. Survei ini melibatkan 1.239 orang responden dari 123 desa/kelurahan di 34 provinsi. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka. Tingkat keyakinan survei sebesar 95 persen dengan margin of error sebesar 3 persen.

Responden diberi pertanyaan “Menurut Anda, partai politik manakah yang paling banyak melakukan korupsi?” Berikut adalah hasil persentase jawabannya:

1. Partai Golkar 24,7%
2. Partai Demokrat 16,3%
3. PDIP 8,7%
4. PAN 1,5%
5. PKS 1,1%
6. Partai NasDem 0,8%
7. Partai Berkarya 0,7%
8. Partai Gerindra 0,7%
9. Partai Perindo 0,6%
10. PKB 0,5%
11. PPP 0,5%
12. PBB 0,3%
13. Partai Hanura 0,2%
14. Partai Garuda 0,1%
Tidak tahu: 43,3%

(kaskus.co.id/28/4/18)

Categories