Hungaria Menutup Perbatasan, Uni Eropa Pertanyakan UU Migran

imigran-kabur

Hungaria Menutup Perbatasan, Uni Eropa Pertanyakan UU Migran

Ketua bidang HAM asosiasi negara-negara Eropa, Thorbjorn Jagland, meminta Hungaria menjelaskan undang-undang (UU) penanganan migran. UU yang baru diadopsi pekan lalu itu langsung digunakan untuk menangani krisis migran yang sedang terjadi.

“Kami telah melayangkan surat kepada Perdana Menteri (PM) Viktor Orban mau menjelaskan adopsi UU penanganan migran yang baru. Kami juga meminta mereka memaparkan teknis pelaksanaan UU yang sudah dilakukan,” ujar Thorbjorn seperti dilansir dari trust, Rabu (16/9).

Pada Selasa (15/9), Hungaria menutup akses dengan perbatasan Serbia. Penutupan seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya. Negara tersebut menutup akses untuk menekan masuknya imigran yang saat ini berada di wilayah Serbia. Penutupan juga terkait dengan sikap Hungaria dalam menghadapi krisis imigrasi massal yang tengah melanda Eropa.

Sebelumnya, puluhan imigran mencoba menerjang tembok pembatas antara Serbia dan Hungaria. Anak-anak dan polisi menjadi korban dalam insiden itu.

Hungaria Akan Tangkapi Imigran Yang Ke Negaranya

Mustanir.com – Hungaria menerapkan peraturan imigrasi baru yang memperketat kedatangan migran. Pengungsi menghadapi ancaman deportasi dan penahanan jika masuk secara ilegal. Pada Selasa (15/9), polisi Hungaria menahan 16 migran karena melintas perbatasan Siberia secara ilegal. Sebanyak 16 migran ini terdiri dari tujuh warga Afghanistan dan sembilan warga Suriah.

Juru bicara kepolisian Hungaria, Viktoria Csiszer-Kovaks mengatakan, tersangka sengaja mengangkat kawat pembatas agar bisa memasuki Hungaria. Hal itu dianggap sebagai tindakan kriminal di bawah aturan baru berlaku sejak malam. Hungaria yang berada di garis depan, gerbang utama masuk Uni Eropa, menolak menunda aturan pembatasan itu.

Hungaria menghadapi hampir 200 ribu migran Timur Tengah dari Yunani yang hendak menuju Jerman. Pada Senin, Hungaria menutup pintu perbatasan utama dengan Siberia dan negara tetangga lain untuk mulai menerapkan pemeriksaan migran.

Menurut Juru bicara pemerintah Hungaria, Zoltan Kovacs, pencari suaka dari Siberia yang tidak mendapat suaka dari negara tersebut tak akan diperbolehkan masuk. “Menurut hukum internasional, memang begitu seharusnya,” kata dia, dikutip Aljazirah.

Hungaria mengetatkan peraturan pascapertemuan menteri luar negeri negara Uni Eropa di Brussels yang gagal menyepakati strategi bersama. “Kami tidak mendapat kesepakatan yang diinginkan,” kata Komisioner Migrasi Uni Eropa, Dimitris Avramopoulos. (rol/adj)

Categories