ISESCO Sebut Serangan di Masjid London, Tindakan Kriminal dan Rasis Terhadap Umat Islam

ISESCO Sebut Serangan di Masjid London, Tindakan Kriminal dan Rasis Terhadap Umat Islam

MUSTANIR.com, RABAT – Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Islam, Islamic Educational, Scientific and Cultural Organization (ISESCO) yang bermarkas di Rabat, Maroko turut menanggapi insiden memilukan yang baru-baru ini dialami warga Muslim di Finsbury Park, London Utara, dilansir dari Anadolu.

Sedikitnya seorang muslim terbunuh sementara 10 korban jamaah lainnya menderita luka-luka akibat sebuah mobil van menabrak kerumunan jamaah Tarawih di luar sebuah Masjid di London Utara Senin dinihari (19/06), demikian menurut Kepolisian.

ISESCO mengutuk keras serangan tersebut dan menyatakan bahwa serangan itu adalah “tindakan kriminal dan rasis terhadap kaum Muslim yang tidak berdosa”.

Dalam pernyataanya, ISESCO juga menegaskan insiden itu merupakan “pelanggaran mencolok terhadap hak asasi manusia dan nilai-nilai kemanusiaan”.

Organisasi tersebut mendesak pemerintah Inggris untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi Muslim Inggris dan tempat-tempat ibadah Islam terutama Masjid dari serangan semacam itu di masa depan.

Serangan itu merupakan serangan terencana, di mana supir van itu dengan sengaja menabrakkan mobil vannya ke arah kerumunan jamaah Muslim di dekat Masjid Finsbury Park, sesaat setelah waktu tengah malam, serangan ini dikategorikan sebagai insiden serangan teroris.

Seorang pria berusia 48 tahun dibekuk setelah anggota masyarakat menangkapnya setelah ia meninggalkan mobil van dan mencoba melarikan diri dari tempat kejadian.

Saksi mata Abdulraman Aidroos mengatakan kepada Anadolu bahwa pelaku adalah “seorang warga kulit putih Inggris” dan berteriak “Saya akan membunuh (umat) Muslim”.

Sebagian besar korban saat itu meninggalkan Muslim Welfare House di Seven Sisters Road setelah menunaikan Sholat Tarawih yang diadakan pada bulan suci Ramadan ketika van itu merangsek naik ke trotoar dan halaman Masjid.

Polisi mengatakan pria yang kemudian meninggal dunia itu dirawat oleh anggota masyarakat saat mobil van menabraknya pada pukul 12.20 dinihari, pukul (23.20GMT). BBC melaporkan seorang pria tua roboh di trotoar dekat Masjid Finsbury Park. (panjimas.com, 2017/06/21)

Komentar Mustanir.com

  1. Ketidakadanya institusi Khilafah menjadikan orang-orang kafir bebas memperlakukan umat Islam dengan semena-mena.
  2. Membunuh umat Islam, mengancam mereka dan sampai mengusir serta menjajah mereka. Itulah kondisi nyata kaum muslimin saat ini yang hidup dinegeri-negeri terjajah seperti palestina, suriah, rohingya dan negeri-negeri lainnya.
  3. Maka sudah saatnya umat Islam harus berjuang keras untuk mengadakan Khilafah. Agar Khilafah bisa menjaga dan melindungi mereka. Serta menerapkan semua syariah-Nya kepada mereka.

Categories