Pembicaraan Gencatan Senjata Gagal, Assad Lanjutkan Pengeboman

Pembicaraan Gencatan Senjata Gagal, Assad Lanjutkan Pengeboman

Mustanir.com – Gagalnya pembicaraan perpanjangan gencatan senjata diikuti oleh serangan udara pasukan rezim Suriah. Akibatnya sebelas warga sipil meninggal saat tentara Bashar Assad menjatuhkan birmil di Aleppo.

Helikopter-helikopter pasukan rezim menjatuhkan bom birmil di wilayah Aleppo yang berada di bawah kontrol mujahidin, Kamis (22/09). Sebanyak sebelas orang warga sipil meninggal dalam serangan tersebut. Sementara puluhan orang lainnya mengalami luka-luka sebagaimana dilaporkan sumber medis setempat.

Seorang sumber yang bertugas di rumah sakit lapangan Aleppo mengungkapkan bahwa sebanyak sembilan orang meninggal di distrik Al-Sokkari. Dua orang korban lain yang gugur berasal dari distrik Al-Ansari.

Sementara, sepanjang hari Rabu (21/00) pesawat tempur rezim Bashar Assad dan Rusia telah menggempur Aleppo sebanyak 150 kali. Hal itu diungkapkan Najib Al-Ansari, seorang pemimpin pertahanan sipil setempat.

“Pesawat Rusia menyerang kawasan Bustan Al-Qasr dengan bom fosfor, menyebabkan sejumlah bangunan tempat tinggal terbakar,” ujar Al-Ansari.

Seperti diberitakan sebelumnya, menteri luar negeri AS John Kerry, Kamis (22/09), mengatakan bahwa pertemuan internasional di New York gagal membangun kembali gencatan senjata di Suriah. Padahal, pertemuan itu sudah membahas perluasan mekanisme pengawasan gencatan dengan melibatkan negara-negara lain, di bawah naungan PBB. (kiblatnet/adj)

Komentar Mustanir.com

Kami sudah sampaikan sedari awal bahwa sesungguhnya tidak ada iktikad baik dari pihak Rezim Assad maupun Rusia yang berada dibelakang Assad, untuk melakukan gencatan senjata. Rezim Assad dan Rusia sedari awal tidak memiliki peri-kemanusiaan kepada warga Aleppo dan sekitarnya. Buktinya, bom kimia serta rudal yang senantiasa mendarat di Aleppo adalah merupakan kejahatan mereka.

Kaum muslimin di Suriah saat ini membutuhkan bantuan kaum muslimin. Bukan sekedar bantuan kemanusiaan seperti makanan, pakaian dan juga tempat berlindung. Akan tetapi bantuan yang akan mengakhiri rezim Assad dan juga mengusir Rusia dari negeri Syam yang diberkati. Dan tentu saja bukan bantuan dari PBB atau organisasi semacamnya.

Satu-satunya jalan adalah dengan menyatukan kaum muslimin dalam satu visi politik yakni Islam, mengangkat seorang Imam, yang dibelakang Imam itulah kaum muslimin berperang serta berlindung dengannya. Mari kaum muslimin, satukan visi politik dan kita berdaulat dengan Akidah Islam.

Categories