Penindasan Muslim Uighur Picu Keamanan Internasional Labil

muslim-uighur-terisolasi

Penindasan Muslim Uighur Picu Keamanan Internasional Labil

Mustanir.com – Tindakan pemerintah Cina yang melakukan diskriminasi terhadap Muslim Uighur dengan melarang menjalankan ibadah dinilai telah mencoreng Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain itu diskriminasi dan tekanan terhadap etnis muslim Cina itu dinilai memicu ketidakstabilan keamanan dan perdamaian internasional.

“Bagi Cina, ini merupakan inkonsistensi karena sebagai negara anggota PBB,” kata Sylviani Abdul Hamid, Direktur Eksekutif SNH Advocacy Center dalam rilisnya, Kamis (25/06).

Sylviani menyatakan bahwa kebijakan pemerintah Cina yang memasukkan Islam sebagai agama illegal, sebagaimana laporan Amnesti Internasional tahun 2013, semakin menambah konflik di wilayah Xinjiang yang dihuni etnis Muslim Uighur. Tak cukup sampai di situ, rezim Cina juga terus menekan dan melarang umat Islam dalam menjalankan ibadah. Yang terbaru rezim Cina melarang umat Islam menjalankan ibadah puasa.

“Tekanan–tekanan tersebut tentunya membuat ketidakstabilan pada tataran global khususnya dalam hal keamanan dan perdamaian internasional,” ujar Sylviani.

Dia menambahkan bahwa seharusnya tekanan terhadap Penduduk Uighur tersebut tidak terjadi. Pasalnya, Cina merupakan anggota PBB yang salah satu tujuannya memelihara keamanan dan perdamaian internasional sebagaimana tercantum dalam artikel 1 (1) Piagam PBB.

Selain itu, Cina juga merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Badan itu yang selama ini berwewenang untuk mengambil keputusan mengenai penyelesaian masalah keamanan dan perdamaian internasional.

“Namun Cina juga lah yang membuat ketidakstabilan keamanan dan perdamaian internasional,” tandas Sylviani. (kiblatnet/adj)

Komentar Mustanir.com

Sebagaimana kita ketahui, bahwa ramadhan tahun ini pemerintah China kembali melakukan pelarangan puasa terhadap muslim uighur sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Keadaan ini jelas seharusnya dapat mengusik dunia Islam untuk melakukan kecaman atau bahkan tindakan untuk menolong kaum muslimin di Uighur.

Pemerintah China jelas-jelas adalah pemerintah yang anti-Islam (Komunis). Dan sebagai seorang saudara yang baik bagi kaum muslimin China, sudah seharusnya kita menolong mereka dengan berbagai usaha. Dan satu-satunya solusi kongkrit untuk mengakhiri penindasan kaum muslimin Uighur adalah dengan jihad setelah adanya Khilafah Rasyidah.

Categories