Remaja di Bandung Dicabuli Hingga Tewas

Remaja di Bandung Dicabuli Hingga Tewas

Mustanir.com – Polda Jawa Barat mengungkapkan remaja berinisial S (13 tahun), warga Kabupaten Bandung tewas di RS Cikopo Cicalengka, Ahad (25/12) sekitar pukul 23.30 WIB. Sebelumnya, korban dicabuli oleh Ujang Suparlan Ahyar (52), warga Kampung Pameungpeuk RT 03/03 Deda Bojong Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan awal mula peristiwa tersebut muncul saat ibu korban, Cucu (48) melapor ke Polsek Nagreg mengenai perbuatan cabul yang dilakukan Ujang Suparlan terhadap putrinya, Ahad (18/12).

“Perbuatan pencabulan yang dilakukan tersangka Ujang dilakukan sekitar Agustus 2016 dan baru dilaporkan ibu korban, Ahad (18/12),” ujarnya melalui pesan elektronik, Senin (26/12).

Selanjutnya ia menuturkan, dilakukan tindakan penangkapan dan pemeriksaan oleh unit Reskrim Polsek Nagreg kepada tersangka. Selain itu pada Senin (19/12) korban melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah Majalaya.

Kemudian penanganan tersangka dilimpahkan ke Unit PPA Polres Bandung pada Selasa (20/12). Pada Rabu (21/12), korban masuk RSUD Cikopo Cicalengka dikarenakan sakit akibat trauma berkepanjangan dan akhirnya korban meninggal dunia. Dirinya mengatakan keluarga korban tidak keberatan dilakukan autopsi terhadap anaknya.

Pada Senin (26/12) pukul 08.30 WIB, korban dibawa ke RS Polri Sartika Asih Bandung untuk autopsi oleh Unit Identifikasi Polres Bandung. (rol/adj)

Komentar Mustanir.com

Innalillahi wa inna ilayhi roji’un. Adanya kasus pencabulan ini menambah jumlah dosa manusia yang dilakukan di muka bumi ini. Selain dosa yang dilakukan oleh tersangka, tentu saja kita juga yang berdiam diri atas kejahatan semacamnya dan tidak berbuat sesuatu untuk mencegahnya dan menghilangkannya mendapatkan dosa juga.

Islam sebagai agama yang paripurna dan sempurna, memiliki konsep amar ma’ruf nahi munkar serta konsep-konsep penjagaan lainnya yang dapat mencegah terjadinya kriminalitas dan kedzaliman yang ada di muka bumi.

Supaya tidak terjadi kasus pencabulan dan pemerkosaan, Islam telah memberikan rambu-rambu penjagaannya. Pertama, kehidupan pria dan wanita harus terpisah. Kedua, penutupan aurat merupakan kemutlakan bagi pria dan wanita. Ketiga, tidak boleh adanya penyebaran pornografi dan pornoaksi di berbagai tempat. Keempat, pemberian pemahaman Islam yang mendalam kepada seluruh umat. Kelima, mereka yang single seharusnya dinikahkan. Keenam, adanya sanksi yang Islami dan membuat jera bagi pelaku tindakan pencabulan dan pemerkosaan.

Itulah sekiranya penjagaan Islam dalam aturan publik di masyarakat, supaya mencegah terjadinya pencabulan dan pemerkosaan. Inilah aturan yang datangnya dari Sang Maha Benar, yakni Allahu Ta’ala. Maka, bukankah aturan Islam itu indah dan memberikan rasa aman jika diterapkan?

Categories