Rusaknya Umat Karena Buruknya Penguasa dan Ulama

MUSTANIR.net – Selama ini mungkin kita sering mendengar dari para Murji’ah Jahmiyyah bahwa sebab rusaknya penguasa disebabkan karena rusaknya masyarakatnya. Jika masyarakat itu buruk, maka buruk pulalah penguasanya. Padahal keadaannya tidaklah demikian. Kenapa?

Berikut buktinya:

• Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah ﷺ beliau bersabda:

صنفان من أمتي إذا صلحوا صلح الناس وإذا فسدوا فسد الناس: الأمراء والفقهاء.

“Dua kelompok dari ummatku jika mereka baik, maka baik pula manusia, dan jika mereka buruk maka buruk pula manusia, dua kelompok itu adalah: para penguasa dan para fuqaha.” (Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Bar dan Abu Nu’aim)

• Dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

فلهذا كان أولوا الأمر صنفين: العلماء والأمراء فإذا صلحوا صلح الناس، وإذا فسدوا فسد الناس.

“Dengan demikian maka ulil amri itu ada dua, yaitu para ulama dan pemimpin, maka jika mereka baik maka baik pula manusia, dan jika mereka buruk maka buruk juga manusia.” (Majmu’ al-Fatawa: 28/170).

• Dan orang ‘Arab berkata:

الناس على دين ملوكهم.

“Manusia itu berdasarkan agama penguasanya.”

Maka jelaslah bahwa umat sekarang rusak karena sebab buruknya penguasa dan ulama. Kerusakan masyarakat yaitu merebaknya kemungkaran di tengah-tengahnya adalah akibat rusaknya penguasa.

Penguasa yang tidak menerapkan syariat dalam menjalankan pemerintahan. Kerusakan penguasa akibat tidak adanya kontrol atau bimbingan ulama. Ulama justru menjadi stempel atas kezaliman penguasa.

Ulama salatin menjilat penguasa demi sekerat dunia. Ulama rusak karena terjangkit penyakit wahn. Cinta materi, cinta dunia, takut mati. Mati secara hakiki maupun mati penghidupannya, mati popularitasnya.

Inilah akar dari kerusakan masyarakat. Maka tanggung jawab terberat itu dipikul oleh para ulama. Para ulama wajib mengontrol penguasa dan mengkritik agar menegakkan hukum Allah, dan dengan tegaknya hukum Allah menjadi negara yang baik dan diridhoi oleh Allah.

Bukan menjadi tangan kanan penguasa yang memanfaatkan untuk mendukung kebijakan penguasa zalim yang merugikan Islam dan masyarakat. Wallahu a’lam. []

Sumber: Ustadz Abu Bakr al-Banjari

About Author

Categories