Sering Ditolak Warga, Ahok-Jarot Dirikan Balai Rakyat

Sering Ditolak Warga, Ahok-Jarot Dirikan Balai Rakyat

Mustanir.com – Sering mendapatkan penolakan saat melakukan blusukan kampanye, pasangan urut nomor dua, Basuki Tjahja Purnama – Djarot Syaiful Hidayat (Ahok -Djarot) menjadikan Balai Rakyat sebagai tempat menyalurkan aspirasi masyarakat. Mulai hari ini,  Senin (14/11) mereka akan menemui warga dan pendukungnya di Balai Rakyat, Rumah Lembang, Jakarta Pusat setiap Senin-Jumat mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

“Pasangan ini diagendakan tetap menerima silaturahmi warga DKI Jakarta untuk mengadukan berbagai persoalan pembangunan Jakarta seperti yang biasa dilakukan Pak Ahok pada saat beliau aktif sebagai Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota,” papar Sekretaris Tim Sukses Pemenangan Ahok -Djarot, Ace Hasan Syadzily.

Ace melanjutkan, sebagai pejawat yang sedang berkampanye, Ahok tidak dalam kapasitas lagi sebagai Gubernur DKI yang menampung masalah dan memberikan solusi bagi warga Jakarta seperti kebiasaannya di Balai Kota.

“Saat ini Pak Ahok hanya menampung dan mencatat semua keluhan dan keinginan warga. Setelah cuti Pak Ahok selesai, nanti akan dia lihat, mana saja yang bisa segera dicarikan solusinya. Diharapkan dibukanya Balai Rakyat di Rumah Lembang akan dapat menjawab kerinduan warga DKI untuk berjumpa dengan calon gubernur yang didukungnya,” jelasnya.

Saat masih menjadi Gubernur DKI aktif, setiap pagi Ahok sebelum berkutat dengan pekerjaan dan dokumen yang menanti di meja kerjanya, dia selalu menemui warga yang menunggunya di pendopo Balai Kota Jakarta. Saat di Balaikota, puluhan warga berjejer ingin mengadu berbagai persoalan pembangunan, soal kemasyarakatan, meminta tolong urusan pribadi hingga sekadar ingin berfoto bersama Ahok. Menurut Ahok, dengan bertemu langsung dia dapat mengetahui masalah yang menimpa warganya. Ahok dalam kesempatan di Balai Rakyat menyediakan waktu dua jam untuk melayani keluhan warga dan menampungnya.

“Walau Pak Ahok cuti, tapi Februari tahun depan dia kembali menjadi pelayan warga DKI. Jadi Pak Ahok harus serap aspirasi warga. Kasihan warga kalau mau mendukung Pak Ahok, atau mau mengadu masalahnya, tapi susah ketemu Pak Ahok yang cuti dan melakukan kampanye ke seluruh pelosok DKI,” jelasnya. (rol)

Ahok tak akan Mundur dari Pilgub DKI Jakarta

Mustanir.com – Gubernur DKI Jakarta nonaktif,  Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menegaskan tidak akan mundur dari pencalonan Gubernur DKI Jakarta.

“Kalau memang saya terbukti bersalah dan dipenjara tidak apa-apa, daripada mundur,” tegas Agok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/11).

Pejawat itu pun memercayakan semua proses hukum kepada aparat Kepolisian yang profesional.

“Apapun keputusan misal saya jadi tersangka, saya terima dan langsung proses di pengadilan. Saya yakin tidak salah dan tidak melakukan penistaan agama,” kata Ahok.

Sebelumnya,  Ahok mengungkapkan setelah kasus penistaan agama surah Al Maidah ayat 51 meruncing ke permukaan,  banyak pihak yang mendukungnya justru meminta agar dia mundur dari pencalonan Gubernur DKI Jakarta.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengungkapkan desakan agar dia mundur dari Pilkada DKI Jakarta 2017 setelah kasus surah Al Maidah ayat 51 mencuat. Alasannya adalah karena bila aksi massa terus ada akan berpotensi dengan posisi Presiden Joko Widodo. (rol)

Categories