Spirit Kebangkitan Islam 212 untuk Bela Palestina

Unjuk rasa menentang putusan Amerika mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel di Istanbul,Turki, Jumat (8/12). foto: rep


MUSTANIR.COM, Aksi bermartabat 212 telah memberikan banyak pencerahan bagi bangsa Indonesia. Terlepas dari pro kontra aksi ini, penulis sudah merasakan betapa banyak pelajaran yang bisa diperoleh saat mengikuti aksi ini.

Aksi ini telah menjadi sebuah gambaran peradaban yang tinggi dalam menyuarakan pesan damai, menguatkan persatuan antarelemen bangsa, juga membuka mata dunia tentang kehidupan beragama di Indonesia.

Aksi bermartabat seperi ini sangat baik untuk menjadi corong rakyat Indonesia menyuarakan rasa kepedulian dan solidaritas. Rakyat Indonesia termasuk sangat intens dalam memberikan perhatian terhadap masalah Palestina.

Hal ini bisa kita lihat dengan banyaknya lembaga dan organisasi yang memberikan perhatian penuh pada permasalahan Palestina, baik dari segi kajian, penggalangan dana, maupun pengiriman bantuan dan relawan langsung ke Palestina.

Memberi bantuan bantuan dalam bentuk dana adalah hal yang sangat baik. Tapi itu tidak cukup. Harus ada aksi solidaritas dan dukungan moral dalam sebuah kumpulan massa. Mengapa hal ini perlu dilakukan?

Sebab, perjuangan kemerdekaan Palestina tidak hanya ditempuh melalui jalur perang, tetapi juga melalui jalur diplomasi dan dukungan masyarakat internasional. Aksi solidaritas adalah bentuk dukungan morel bagi pejuang, aktivis kemerdekaan Palestina, dan warga Palestina.

Di samping telah menjadi salah satu bentuk kepedulian, edukasi umat juga wasilah hidayah. Penulis bahagia, Indonesia bisa ikut memberikan protes keras atas pelanggaran AS pada asas perdamaian dan keadilan sosial.

Dalam konstitusi Indonesia juga sudah jelas dinyatakan, penjajahan dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai perikemanusiaan dan perikeadilan. Dan apa yang dilakukan oleh Isreael terhadap Palestina jelas-jelas merupakan sebuah penjajahan dan perampasan hak.

Penulis sangat berharap, para guru dan ulama bisa kembali memimpin umat Islam di Indonesia untuk menyuarakan rasa kepedulian dan pembelaan mereka terhadap Palestina dan Masjid Al Aqsa, baik dengan kembali berkumpul bersama maupun mengadakan acara aksi besar-besaran di wilayah masing-masing.

Langkah tersebut ditempuh untuk membuktikan kepada rakyat Palestina di sana bahwa saudara -saudara mereka di sini masih peduli dengan nasib mereka. (republika.co.id/9/12/2017)

Categories