Ulama & Tokoh Tangerang Keluarkan Petisi Minta DPR-RI Tolak Perppu Ormas

foto : facebook.com/muhamadantaanwa


Mustanir.com — Tangerang, Puluhan ulama, tokoh dan ormas Islam yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ormas, Ulama, Tokoh dan Umat Islam Tangerang pada Sabtu (26/08) malam berkumpul di Masjid Jami’ Al Ikhlas Jurumudi Kota Tangerang dalam acara Temu Ulama dan Tokoh.

Dan yang bertindak sebagai shahibul hajah adl al mukarrom wal muhtarom KH. TB.Mahdi A. yang juga pengasuh Ponpes Rumah Qur’an Al Ikhlas Tangerang.

Ijtima’ para ulama, tokoh serta aktifis Islam tsb untuk membahas satu tema hangat yang sedang menjadi perbincangan berbagai kalangan khususnya umat Islam, yakni tentang Perppu Ormas.

Beberapa ulama, tokoh dan aktifis Islam yang hadir diantaranya al mukarrom wal muhtarom Ust. Abdul Alim (DDII Tangerang), Ust. Asep (Korps Mubaligh Jakarta/KMJ), Ust Ismail Musa (Pengasuh Ponpes Modern Granada), Ust. Agus Lukman Hakim (Pengasuh Ponpes Nusaibah Binti Ka’ab), H. Adnan Haris (Ketua Forum Kajian Islam Kaffah Tangerang), Ust. Didi Pahlevi (Pengasuh Ponpes An Nur Ibnu Muthi’ / FSPP Kab. Tangerang), Prof. Hudhoro (Intelektual muslim / Ketua Aliansi Tokoh Muslim Tangerang), Ust. Iwan (Koordinator Forum Komunikasi Ormas Islam Tangerang), Ust. Bastari (Forum Khotib Tangerang), Ust. Hudhori al yaum (Pengasuh Lembaga Kajian Rumah Qur’an), Umar Rusli, SH (Koordinator Pengacara Ulama & Aktivis Islam Tangerang), Ust. Acep (Pimpinan Forum Silaturahmi Majelis Taklim Tangerang), Ust. Rusdi (Laskar Pembela Islam Tangerang), Imam Tantowi (Budayawan), M.Kholiq (Ketua Gema Pembebasan Tangerang), Maulindra (Ketua BKLDK Tangerang Raya), dll

Acara yang penuh dg suasana kekeluargaan dan ukhuwwah tsb dipimpin oleh al mukarrom wal muhtarom ust. M Andi. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci al qur’an oleh al mukarrom wal muhtarom Ust Nur Kholidin (Direktur Pusat Kajian Baitul Ilmi Tangerang). Dilanjutkan dengan kalimat taqdim oleh shohibul hajah al mukarrom wal muhtarom KH. TB.Mahdi. Dalam sambutannya beliau tegaskan pentingnya ulama dan tokoh berkumpul untuk menyikapi Perppu Ormas yang sangat merugikan Islam dan umat muslim ini.

Lebih jauh beliau sampaikan bahwa Perppu Ormas ini diibaratkan seperti alat kontrasepsi yang memiliki maksud untuk membatasi ruang gerak dan keberadaan ormas-ormas Islam. “Dan faktanya bukan hanya pembatasan tapi yang terjadi adalah sterilisasi Ormas Islam berupa pelarangan, pembubaran dan kriminalisasi. Maka Perppu Ormas ini harus kita tolak”, tegas beliau.

Sementara itu, dalam penjelasannya koordinator pengacara ulama dan aktivis Islam Tangerang al mukarrom wal muhtarom Bpk. Umar Rusli, SH mengungkapkan terkait bahayanya Perppu Ormas. Beliau menerangkan bahwa Perppu Ormas menjadi lonceng kematian bagi Ormas Islam dan para aktivisnya.

Sedangkan Koordinator Aliansi Tokoh Muslim al mukarrom wal muhtarom Prof. Hudhoro menegaskan bahwa para ulama dan tokoh tidak boleh takut dalam bersikap maupun berbicara. “Ulama dan Tokoh semestinya berada di garda terdepan dalam menolak Perppu Ormas ini, mereka tidak boleh takut, jika ulama dan tokoh pada takut maka umat ini juga akan takut, terus siapa yang akan menolak Perppu ini?”.

Selanjutnya al mukarrom wal muhtarom Ust Rusdi (Laskar Pembela Islam), Ust. Asep (DDII/Korps Mubaligh), Ust Saifullah (Kepala Sekolah SMPIT Granada). Beliau semua menyeru dan sepakat untuk tolak Perppu Ormas yang represif dan zalim itu.

Sebelum ditutup dengan doa oleh al mukarrom wal muhtarom Ust. Hudhoril Yaum, shohibul hajah al mukarrom wal muhtarom KH. TB. Mahdi membacakan Petisi Tolak Perppu Ormas dihadapan Tokoh dan para Ulama yang hadir. Dalam petisi tersebut tegas dinyatakan bahwa Forum Komunikasi Ormas, Ulama, Tokoh dan Umat Islam Tangerang menolak Perppu nomor 2 tahun 2017 dan meminta DPR-RI untuk membatalkan Perppu tersebut.

Melalui Petisi yang dibaca, al mukarrom wal muhtarom KH. TB.Mahdi juga menyerukan kepada masyarakat secara luas untuk tidak memilih calon dari partai-partai pendukung Perppu dalam Pilkada, Pileg, maupun Pilpres mendatang kerena mereka telah berkhianat kepada rakyat dan kaum muslimin. Pembacaan Petisi ini disambut dengan pekikan takbir oleh para hadirin. Allahu Akbar !! [muhamadantaanwar]

Categories