Antara Ulil Amri dan Toghut

MUSTANIR.net – Tahukah kamu, ayat perintah taat kepada ulil amri itu berdampingan dengan ayat perintah mengingkari toghut?

Perintah taat kepada ulil amri ada di QS an-Nisa 4: 59. Sedangkan perintah mengingkari toghut ada di ayat 60 surat yang sama.

Perintah taat ulil amri dalam QS an-Nisa 4: 59 sudah sering kita bahas. Sekarang mari kita lihat ayat berikutnya, yaitu ayat 60.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ يَزۡعُمُونَ أَنَّهُمۡ ءَامَنُواْ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلِكَ يُرِيدُونَ أَن يَتَحَاكَمُوٓاْ إِلَى ٱلطَّٰغُوتِ وَقَدۡ أُمِرُوٓاْ أَن يَكۡفُرُواْ بِهِۦ ۖ وَيُرِيدُ ٱلشَّيۡطَٰنُ أَن يُضِلَّهُمۡ ضَلَٰلَۢا بَعِيدًا

“Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan orang-orang yang mengaku bahwa mereka telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelummu? Tetapi mereka masih menginginkan ketetapan hukum kepada toghut, padahal mereka telah diperintahkan untuk mengingkari toghut itu. Dan setan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) kesesatan yang sejauh-jauhnya.” (QS an-Nisa’ 4: Ayat 60)

Dari ayat di atas sangat jelas bahwa ada orang yang mengaku beriman, tetapi menginginkan penguasa yang berhukum dengan selain hukum Allah. Penguasa semacam itu disebut toghut. Bukan ulil amri.

Awas, jangan salah.

Bahkan lebih lanjut, di ayat 61, masih di surat yang sama, disebutkan bahwa ketika ada pihak yang menyeru untuk berhukum dengan syari’at, maka orang munafik sangat keras penentangannya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَإِذَا قِيلَ لَهُمۡ تَعَالَوۡاْ إِلَىٰ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ وَإِلَى ٱلرَّسُولِ رَأَيۡتَ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ يَصُدُّونَ عَنكَ صُدُودًا

“Dan apabila dikatakan kepada mereka, ‘Marilah (patuh) kepada apa yang telah diturunkan Allah dan (patuh) kepada Rasul,’ (niscaya) engkau (Muhammad) melihat orang munafik menghalangi dengan keras darimu.” (QS an-Nisa’ 4: Ayat 61)

Karena itu berhati-hatilah dalam mendefinisikan ulil amri pada realitas kita hari ini. Jangan sampai toghut diklaim sebagai ulil amri.

Lebih sesat lagi, ada juga orang yang menuduh khawarij kepada pihak yang sedang nahi mungkar kepada toghut. Ini ngeri. Bisa kena ayat 61 surat an-Nisa di atas. Sehingga masuk golongan munafik penghuni kerak neraka.

Na’udzubillahi min dzalik. []

Sumber: Doni Riw

About Author

Categories