Vokalis `Saint Loco` Jadi Mualaf

jadi-mualaf-barry-saint-loco-ganti-nama

Vokalis `Saint Loco` Jadi Mualaf

Sejak 20 Maret 2015 lalu, vokalis band Saint Loco, Barry Manoch memutuskan berhijrah menjadi mualaf. Barry pun berubah nama menjadi Muhammad Beery Al Fatah.

Kebahagiaan Beery pun diungkapkan di akun instagram miliknya. “Alhamdulillah dilancarkan semuanya. Hari ini sudah resmi menjadi Muhammad Beery Al Fatah. Subhanallah #awal baru #hatibaru #lembaranbaru,” tulis barry, Senin 23 Maret 2015.

Dalam postingannya tersebut, Beery tampak mengenakan busana seperti koko putih dan peci dengan warna senada. Pria yang pernah terkena siraman air keras ini pun mengaku hal ini menjadi lembaran baru untuknya.

Media sosial pun sempat dibuat ramai atas keputusan Beery, pro dan kontra pun mewarnai jalannya. Namun dirinya mengaku hal ini menjadi kebahagiaan tersendiri untuknya.

“Alhamdulillah untuk ucapan syukurnya. Semoga bisa jadi Barakallah bagi semua. Untuk saudara-saudaraku yang mungkin terkejut, maafkan tapi saya merasa bahagia jalanin ini,”tulisnya.

Dzikir Bikin Tubuh Barry `Saint Loco` Bergetar

Keinginan Vokalis band Saint Loco, Barry Manoc memperdalam Islam sudah ada sejak dua bulan yang lalu. Hal ini dikatakan teman dekat Barry, Essa Muhammad. Seperti diketahui Barry mulai memeluk Islam sejak Jumat, 20 Maret 2015.

Esa mengatakan, Berry mengucapkan dua kalimat syahadat di Yayasan Indahnya Sedekah milik Essa Muhammad Foundation kawasan Jakarta Selatan.

“Tubuhnya gemetar, Alhamdulillah sekarang sudah mualaf. Sebenarnya dia tertarik untuk masuk islam dua bulan lalu, saya bilang pelajari dulu dan yakinkah hati,” kata Essa saat berbincang dengan Dream.co.id.

Esa menambahkan, keputusannya memilih pindah keyakinan berasal dari dirinya sendiri. “Dia sendiri yang bilang ingin masuk Islam. Saya tidak mengajak atau memaksanya. Setelah dia mempelajari, dia pun yakin,” tutur Essa.

Sejak menjadi mualaf, nama Barry pun berubah menjadi Muhammad Beery Al Fatah. Ketertarikan Berry dengan Islam diawali ketika dirinya mempedalam tentang dzikir.

“Saat dia belajar dizikir, Barry mengaku hatinya terenyuh. Kemudian dia menangis, tubuhnya semakin gemetar. Dia lalu ingat dengan dosa-dosanya, ingat kalau ada yang lebih besar dari dia. Di sini mungkin hidayah yang diterima kemudian memutuskan menjadi mualaf,” ungkap Essa.

Jalan Barry menjadi mualaf diakui Essa bukanlah hal yang mudah. Pro dan kontra mewarnai perjalanan berhijrah pria yang pernah terkena siraman air keras ini.

“Sebelum masuk Islam, dia mengaku merasa tidak tenang. Terlebih saat musibah air keras itu, dirinya semakin berpikir mencari kenyamanan dan ketenangan hidup. Di sini Barry mulai ingin mengenal islam. Ada saja yang tidak suka, tetapi banyak juga yang mendoakan,” kata Essa.

Tak hanya Barry yang menerima imbas berhijrah, Essa pun mengaku sering diteror yang diduga berasal dari penggemar atau orang terdekatnya.

“Saya juga diteror, bahkan diancam dibunuh. Mereka mungkin penggemar atau orang dekat Barry yang tidak suka, karena dulu dia itu pemuda yang taat dengan agama terdahulunya. Saya dibilang memaksa Barry jadi mualaf, padahal tidak,” katanya.

Essa berharap hal ini tidak terus terjadi, “Keluarganya sudah tahu, ibunya Barry wanita yang bijaksana. Kaget sudah pasti, tetapi ibunya bilang kalau ini membuatnya bahagia ya jalanilah. Semoga tidak ada lagi yang menyalahkan orang lain atas hijrahnya Barry,” harap Essa.

Pergolakan Hati Vokalis Saint Loco Sebelum Masuk Islam

Vokalis grup musik Saint Loco, Berry Manoch, mengalami pergolakan batin sebelum memutuskan masuk Islam. Berry sempat tak percaya dengan jalan yang dipilih. Namun, setelah belajar Islam, akhirnya hatinya mantap untuk mengucapkan dua kalimat Syahadat.

“Saya terharu dan pernah menangis di kamar lalu bertanya sama Essa [sahabat Berry], ada apa ini,” tutur Berry saat berbincang dengan Dream di Jakarta, Senin malam.

Berry mengaku sebelumnya sama sekali tak tahu soal Islam. Dia  mengenal Islam sebagaimana dicitrakan negatif oleh berbagai media di luar negeri. Namun setelah belajar Islam, dia mengakui bahwa pikiran itu ternyata salah.

“Ternyata Islam yang diajarkan oleh Rasul ajaran kedamaian sejati, tidak seperti apa yang saya pernah pikirkan. Belajar dari ajaran sosok Rasul juga akhirnya mantap dan tidak menduga akan seperti ini di kehidupan saya,” ucap Berry.

Tak butuh waktu lama bagi Berry untuk menemukan Islam. Setelah dua setengah bulan belajar, keinginan untuk bersyahadat pun diwujudkan.

“Saya berpikir mungkin ini hidayah dari Allah. Rasanya terasa masih seperti mimpi,” ujar pria yang kini menggunakan nama Muhammad Beery Al Fatah itu.

Kegiatan Vokalis ‘Saint Loco’ Setelah Mualaf

Sejak memutuskan berpindah keyakinan, Vokalis Band Saint Loco Beery Manoch semakin mendalami pengetahuan tentang islam.  Seperti yang tertulis di akun teman Beery,@essa_friends. Akun tersebut mengunggah foto-foto kegiatan Beery setelah resmi menjadi mualaf pada 20 Maret 2015.

Dalam foto Beery terlihat mengenakan busana seperti koko putih dan peci bewarna senada. Akun Essa juga melengkapinya dengan penjelasan, Berry pertama mengaji dan belajar Tauhid serta hadist.

“Persahabatan, akhirnya Allah berikan Hidayah pada sahabatku. Berry Saint Loco kini menjadi mualaf. Muh. Berry Al-Fatah,” tulis akun tersebut. Selain itu ditulis juga proses Berry mengenal islam.

“Saat Berry pertama kali belajar agama islam, dua bulan yang lalu. Alhamdulillah,” tulis akun Essa. Para penggemar pun mengucap syukur atas keputusan yang dipilih Beery.

“MashaAllah semoga tambah berkah hidupnya akhi @callmebee0110. Ini kabar gembira,” tulis akun Aldino1312.

Pro dan kontra pun mewarnai keputusan ini, walaupun begitu Beery mengucap syukur dan merasa bahagia. “Alhamdulillah untuk ucapan syukurnya. Semoga bisa jadi Barakallah bagi semua. Untuk saudara-saudaraku yang mungkin terkejut, maafkan tapi saya merasa bahagia jalanin ini,” tulisnya.

SUMBER

Categories