Diduga Adakan Pesta Gay, 13 Laki-laki Digerebek

Diduga Adakan Pesta Gay, 13 Laki-laki Digerebek

Mustanir.com – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan baru menerima laporan kasus 13 pria yang diduga menggelar pesta seks gay di Apartemen Kalibata City pada Ahad (27/11) malam WIB. Ada dua versi laporan yang diterima oleh Sumarsono.

“Ya nanti saya cek persisnya bagaimana. Saya terima, saya tunggu, dan saya panggil Wali Kota Jakarta Selatan untuk memberikan laporan pagi ini lewat rapim tapi intinya mereka hanya main biasalah main-mainan kartu. Kalau kalah copot baju begitu saja. Posisinya itu cerita pertama,” kata Sumarsono di Balai Kota, Senin (28/11).

Sumarsono kemudian melanjutkan saat ini, ia tengah menunggu laporan dan perkembangan dari penggrebekan tersebut. “Saat ini kami sudah menangani jadi nanti kita tunggu laporannya Seperti apa perkembangan yang tapi ini terjadi pasti ada penertiban,” ujarnya.

“Kita enggak main-main soal kasus gay apartemen digunakan untuk tidak pada tempatnya kita tidak main-main,” katanya.

Selain itu,  pihak Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pencegahan dan tindakan kalau sudah ada laporan resmi dari polisi, pengelola dan penghuni rusun atau apartemen.

Sebelumnya Polsek Pancoran melakukan penggerebekan pesta seks yang digelar laki-laki yang diduga gay di Apartemen Kalibata City pada Sabtu (26/11) malam WIB. Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan 13 pria yang diduga gay dari lantai tujuh apartemen.

Kapolsek Pancoran Kompol Aswi mengayakan peristiwa tersebut bermula saat anggota Front Pembela Islam (FPI) Sakir mendapatkan pesan berantai tentang pesta seks di Apartemen Kalibata City. Selanjutnya oleh Sakir diteruskan kepada Komandan Laskar FPI Jakarta Selatan Wahyudi dan diteruskan kembali kepada Ketua DPC FPI Pancoran, Ozi. (rol/adj)

Peserta yang Diduga Pesta Gay Dipulangkan

Sebanyak 13 pria yang diduga melakukan pesta seks di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan sudah dipulangkan aparat Polsek Pancoran. Hal ini karena, penyidik tidak menemukan unsur pidana dalam penyelenggaraan pesta seks tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Iwan Setiawan mengatakan bahwa Polsek Pancoran telah melepaskan 13 orang pria diduga gayyang digerebek di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan. “Sudah dipulangkan karena nggak ada pidananya,” ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan saat dikonfirmasi, Senin (28/11).

Iwan menegaskan, tidak ada perbuatan pidana yang dilakukan oleh 13 pria tersebut saat polisi datang ke lokasi. Kendati demikian, polisi saat itu sudah membawa mereka ke Polsek Pancoran untuk diperiksa lebih lanjut. “Ya tetap kami bawa untuk diinterogasi, kami tanya sedang ngapain di sana, alasannya mau rapat persiapan ke Puncak untuk pesta,” ucap Iwan.

Diketahui anggota FPI dan Polsek Pancoran melakukan penggerebekan tersebut setelah menerima laporan dari pihak Front Pembela Islam (FPI). Namun, menurut Iwan, pada saat polisi datang 13 pria tersebut mengenakan baju dan sedang melakukan permainan kartu. “Mereka (FPI) yang pertama masuk dengan sekuriti, tapi saat kami datang mereka sedang duduk-duduk dan memakai baju,” kata dia.

Sebelumnya, diketahui anggota FPI melakukan penggerebekan terhadap 13 pria yang diduga melakukan pesta seks di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (26/11) sekitar pukul 23.00 WIB. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih mendalami pria yang diduga sekelompok pria gay tersebut.

“Ada 13 orang yang diamankan ke Polsek Pancoran saat ini sedang kita dalami karena itu laki-laki semua, enam panitia dan tujuh yang melaksanakan,” ujar Argo. (rol/adj)

Komentar Mustanir.com

Pesta gay yang diduga terjadi di Jakarta ini, seolah menyentil benak kita sebagai warga negara dari negara mayoritas muslim ini. Jelas aktivitas liwath atau homoseksual adalah aktivitas yang di larang dalam Islam, bahkan hukuman bagi terdakwa liwath adalah hukuman mati dengan berbagai macam jenis hukuman.

Adanya penyimpangan seksual seperti homoseksual ataupun lesbian atau semacamnya bukanlah fitrah manusia. Fitrah manusia adalah menyukai lawan jenis, bukan sesama jenis. Inilah penyimpangan seksual yang terjadi akibat sistem sosial masyarakat yang Sekuler dan tidak mengatur dengan detail interaksi di antara masyarakat.

Satu-satunya sistem sosial yang menjaga fitrah dan menjadikan manusia berlaku sesuai fitrahnya adalah Islam. Islam akan memberikan kebahagiaan lahir dan batin tatkala diterapkan di berbagai sendi kehidupan, bukan saja pada sistem sosial saja.

Categories