Petinggi IKhwanul Muslimin Tewas Oleh Aparat Keamanan Mesir

Petinggi IKhwanul Muslimin Tewas Oleh Aparat Keamanan Mesir

Mustanir.com – Seorang petinggi Ikhwanul Muslimin, Mohamed Kamal (61 th) tewas ditembak aparat keamanan Mesir pada Senin (03/10) kemarin.

Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan Kamal beserta petinggi IM lainnya, Yasser Shehata tewas dalam baku tembak di sebuah apartemen di kawasan Bassateen, Kairo yang digunakan IM sebagai tempat pendidikan.

Shehata dilaporkan mendapat hukuman penjara in absensia selama 10 tahun. Pemerintah Mesir menuding dirinya telah melakukan serangan kepada warga dan dengan paksa menahannya di markas Partai Kebebasan dan Keadilan, sayap politik IM. Sedangkan Kamal telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Kamal adalah salah satu pimpinan senior gerakan Ikhwanul Muslimin di Mesir. Dia memegang tanggung jawab dalam komite administrasi tertinggi dalam gerakan. Pada bulan Mei 2016, ia mengundurkan diri dari komite karena alasan internal.

Ikhwanul Muslimin termasuk gerakan Islam tertua di Timur Tengah. Muhammad Mursi, anggota IM yang terpilih secara resmi menjadi presiden Mesir akhirnya mendapat tekanan kudeta militer pada 2013 dan digantikan dengan Abdul Fattah As-Sisi.

Sejak saat itu, As-Sisi yagn didapuk sebagai presiden Mesir melakukan tendakan represif terhadap gerakan, dengan menghukum anggotanya dan menjebloskan mereka ke penjara. (kiblatnet/adj)

Komentar Mustanir.com

Setelah IM menjadi organisasi terlarang di Mesir, pemerintah Mesir melakukan penangkapan secara massif anggota IM. Ini karena IM jelas mengancam keberadaan Pemerintahan Mesir yang Pro-Amerika. Semoga Allah memberikan perlindungan terhadap seluruh aktivis dakwah dari kejahatan-kejahatan yang dilakukan para penguasa antek Ideologi Sekulerisme-Demokrasi.

Categories